Read Nationalism Its Meaning and History (The Anvil series) by Hans Kohn Online

nationalism-its-meaning-and-history-the-anvil-series

Written by one of the distinguished historians of our time, this text offers a concise history of nationalism. Nationalism has been one of the determining forces in modern history. It originated in Western Europe in the eighteenth century; during the nineteenth century it spread all over Europe; in the twentieth century it has become a worldwide movement. Only a study of tWritten by one of the distinguished historians of our time, this text offers a concise history of nationalism. Nationalism has been one of the determining forces in modern history. It originated in Western Europe in the eighteenth century; during the nineteenth century it spread all over Europe; in the twentieth century it has become a worldwide movement. Only a study of the historical growth of nationalism and a comparative study of its different forms can make us understand the impact of nationalism today....

Title : Nationalism Its Meaning and History (The Anvil series)
Author :
Rating :
ISBN : 9780898744798
Format Type : Paperback
Number of Pages : 192 Pages
Status : Available For Download
Last checked : 21 Minutes ago!

Nationalism Its Meaning and History (The Anvil series) Reviews

  • Muhammad Ridwan
    2019-03-25 16:16

    Buku jadul. Tapi isinya masih bisa dipakai untuk sumber penelitian bagi siswa SMA atau mahasiswa saat ini. Gila aja, sejarah nasionalismenya benar-benar lengkap. Padahal bukunya tipis. Walaupun begitu, males juga baca sampai akhir. Namanya juga buku pelajaran, membosankan. :DKet: Saya baca yang edisi Bahasa Indonesia cetakan ke-4, 1984. Penerbit Erlangga.Benar-benar buku yang cocok untuk peneman tidur, bikin ngantuk.

  • Ahmad No'man
    2019-04-09 16:25

    تاريخيا ومعلومتيا الكتاب دسم جدا علي الرغم من صغره الا انه وفي جزء من الكتاب حصل عندي التباس مابين القومية والفاشية والشيوعية وأعتقد دي مشكلة عند الكاتب أو ممكن المترجم, لكن بازاحة الجزء ده الكتاب كويس وشارح القومية بطريقة جيدة وأحسن مافيه انه شارحها عن طريق أحداث تاريخية مش مجرد تعريفات مجردة وخلاص.ونأتي للقومية نفسها باختصار في رأيي القومية ما هي الا حالة من العنصرية والنرجسية الجماعية لا أكثر.

  • Ahmed Mustafa
    2019-03-26 15:56

    موجز وقيم ويعبر عن خطورة التجربة المسماة القومية .

  • Shidiq Thoha
    2019-04-04 22:15

    Ia melukiskan negara keduniaan yang baru, bebas dari kekuasaan agama dan moral apapun juga. Dengan demikian kekuasaan negara adalah tujuan akhirnya- NMNasionalisme adalah paham yang lahir dengan penuh keletihan dan perjuangan yang berdarah-darah. Itulah yang saya tangkap dalam buku karya Profesor sejarah yang lahir dan melihat kekuasaan Kerajaan sampai Perang Dunia ini. Nasionalisme yang pada dasarnya meletakkkan kesetiaan tertinggi individu harus diserahkan pada negara kebangsaan yang memiliki batas dan konsep yang harus jelas. Tapi Nasionalisme adalah paham baru yang diakui paling rasinonal. Jika orang pada dulunya menyerahkan kesetian tertingginya pada raja, dan kehendak raja adalah kehendak yang sah secara moral, maka Nasionalisme mematahkan tesis tersebut. bagaimana mungkin seroang raja yang naik karena warisan, memiliki suatu daerah karena menjajah dapat mengakui kehendak rakyat?. Disatu sisi, kesetiaan tersebut diserahkan pada otoritas agama klasik abad pertengahan. Di Dunia Barat, pada otoritas Gereja Paus, di dunia islam pada otoritas kekhalifahan terpusat. Otoritas Gereja Paus runtuh ketika terjadi penerjemahan injil ke bahasa-bahasa daerah dan meahirkan peperangan antar agama. otoritas Gereja Paus dipaksa untuk kembali pada masalah masalah non-dunawi. Otoritas Kekhalifahan harus runtuh ketika Turki ottoman melakukan kesalahan dalam manuver perang dan muncul kalangan terdidik eropa di Turki. Dengan runtuhnya sumber ikatan bersama tersebut, Nasionalisme yang diilhami oleh Revolusi Perancis dan Reformasi Gereja menjadikan mereka harus melakukan redefinisi dari pada sumber-sumber otoritas politik dan ekonomi. Melalui ide cita-cita pemikir Prancis, Rousseou Nsionalisme mendefiniskan dirinya bahwa setiap orang memiliki kebebsana dan menyerahkan sedikit kebebasannya pada suatu otoritas melalui kesepakatan bersama atas dasar Kepribadian kolektif. Ide ini segera menyebar ke seantero Eropa. Ide ini ditantang oleh egoisme antar bangsa karena setiap bangsa mencoba mencari jati-diri bangsnya masing-masing dan menganggap bangsanya sebagai bangsa yang paling unggul. Abad 18 menjadi bukti bahwa nasionalisme diuji coba di Eropa, abad 19 membukitkan bahwa nasionalisme berhasil diuji coba dan menyebar didaerah timur jauh, di abad 20 nasionalisme hampir menjadi gejala umum yang tak bisa dielakkan lagi seiring dengan runtuhnya kekuasaan-kekuasaan yang menginginkan melampaui diatas batas (supra-nation). Tapi dalam sejarahnya, Nasionalisme adalah ideologi yang bersifat baru, muncul dari konflik otoritas kemutlakan, harus bertarung dengan serangkaian egoisme, bahkan lahir dari desakan negara-negara penjajah untuk melepaskan jajahnanya. Maka semenjak awal nasionalisme, mengandung paradoks-paradoks internalnya. tapi, keseimbangan ekonomi dan politik negara-negara yang tidak dicapai kecuali dengan nasionalisme.Buku ini menyingkap abnyak fakta dan cukup ringan untuk dibaca bagi yang tertarik pada studi poltik dan sejarah.