Read Long Distance Bride by Andre Haribawa Online

long-distance-bride

Firasat itu sebenarnya sudah ada, satu persatu dialami oleh Melisa, tetapi ia tak mengenali tanda-tanda. Ternyata saat itu adalah detik-detik terakhir perjumpaan dengan Nanda, suaminya. Mereka terpaksa harus berpisah sebelum sempat menikmati lebih lama lagi malam pengantin. Orang bilang ada masanya pergi dan ada masanya datang. Itulah yang dialami Melisa. Di ujung penantiaFirasat itu sebenarnya sudah ada, satu persatu dialami oleh Melisa, tetapi ia tak mengenali tanda-tanda. Ternyata saat itu adalah detik-detik terakhir perjumpaan dengan Nanda, suaminya. Mereka terpaksa harus berpisah sebelum sempat menikmati lebih lama lagi malam pengantin. Orang bilang ada masanya pergi dan ada masanya datang. Itulah yang dialami Melisa. Di ujung penantiannya menunggu kabar dari Nanda, di saat ia tengah berjuang melahirkan buah cintanya dengan Nanda, jerit tangis kelahiran bayinya mengiringi sang ayah yang tengah berjuang seorang diri dari kerasnya hempasan deburan ombak. Belum sempat Nanda menatap cantik paras wajah bayi perempuannya yang lahir, ia berada antara hidup dan mati terapung-apung di tengah lautan Alaska. Kepada siapa Nanda menitipkan segala kerinduannya itu?...

Title : Long Distance Bride
Author :
Rating :
ISBN : 9786022516528
Format Type : Paperback
Number of Pages : 193 Pages
Status : Available For Download
Last checked : 21 Minutes ago!

Long Distance Bride Reviews

  • Arum
    2019-02-18 10:50

    to Pio Andre as a writer, aku berharap bisa menangin giveaways ini dan sekarang aku udah kasih bintang 5 waktu nulis review ini, karena dari awal liat covernya udah keliatan manis dan aku rasa isinya bakalan dalem banget, thanks.

  • Rizky
    2019-03-09 04:12

    2.5 stars for this novelIni novel pertama penulis yang kubaca dan alhamdulilah tidak membutuhkan waktu yang lama aku bisa menamatkannya, dkarenakan novel ini lumayan tipis dan ceritanya cukup mengalir. Sebenarnya aku cukup tertarik dengan ide cerita yang ditawarkan oleh penulis, tema besarnya mungkin sama tentang suka duka menjadi pasangan pengantin baru, tetapi penulis menambahkan "long distance" menjadi bumbu ceritanya..Apalagi didukung dengan pekerjaan tokoh yang sedikit berbeda ABK sebuah kapal pesiar bisa menjadi daya tarik tersendiri.Namun, membaca halaman demi halaman novel ini, aku belum merasakan chemistry yang kuat terhadap novel ini. Aku suka dengan cara bercerita penulis yang menggunakan 2 sudut pandang secara bergantian, baik sang tokoh pria maupun wanita, sehingga kita bisa mengetahui apa yang bermain di benak, pikiran dan perasaan para tokoh tapi entah kenapa aku belum merasakan "feel" novel ini lebih dalam. Apalagi dengan banyaknya typo yang bertebaran, pemakaian kata ganti yang tidak pada tempatnya cukup mengganggu kenikmatan membacaku. Apalagi ada beberapa hal yang kurang konsisten disebutkan dalam novel ini, jika kita cukup jeli melihatnya ;(Novel ini tentang kisah Nanda dan Melisa, pasangan pengantin baru yang baru saja menikah. Dihari-hari yang mungkin bisa menjadi hari "honeymoon" mereka, hari saat mereka bisa merangkai cinta, ternyata harus dipisahkan jarak yang begitu jauh. Ya, Nanda harus kembali menunaikan pekerjaannya sebagai ABK sebuah kapal pesiar di Juneau, Alaska selama 10bulan kedepan. Disinilah kesetiaan, pengertian dan cinta Nanda dan Melisa diuji, apakah mereka sanggup melalui semuanya? Apalagi jarak yang cukup jauh membentang antara Indonesia-Alaska, perbedaan waktu bahkan kesibukan masing-masing, sanggupkah mereka menahan rindu dan menjaga hati, apalagi ketika ada saat-saat mereka saling membutuhkan satu sama lain tapi tidak bisa? Dan ketika masa lalu datang menyergap, akankah menggoyahkan rasa yang ada? Disinilah Nanda dan Melisa ingin berbagi perasaannya setelah perpisahan mereka sebagai pengantin baru. Diceritakan secara bergantian baik Nanda dan Melisa kita diajak mengenal kehidupan mereka pasca perpisahan mereka. Bagaimana Nanda harus berusaha menahan rindu yang teramat dalam terhadap Melisa dan Melisa malah bertemu kembali dengan cinta pertamanya, Brandon yang sedang punya masalah rumah tangga sendiri. Kedekatan Melisa-Brandon yang menimbulkan salah paham, apalagi terdengar di telinga Nanda yang akhirnya malah memutuskan komunikasi diantara Nanda dan Melisa yang akhirnya malah tidak mengetahui bahwa telah tertanam sebuah janin, calon anaknya di rahim Melisa. Bagaimana akhir kisah pernikahan Nanda dan Melisa?Sebenarnya aku suka dengan novel ini, ceritanya cukup mengalir, dibuka dengan prolog yang lumayan "menggoda" tetapi semakin dalam aku membaca aku semakin kehilangan fokus dari cerita ini. Kehadiran Brandon dan Christina pun kurang dieksplor lebih jauh, terkesan hanya sekedar bumbu cerita saja. Kecelakaan yang menjadi titik klimaks ini pun terasa "kurang nendang". Ditambah dengan ketidak konsistenannya cerita, ada hal-hal yang tidak sama yang disebut dalam novel ini yang membuat aku bingung ditambah typo dan pemakaian kata ganti yang kurang pas cukup mengganggu. Semoga ke depannya, penulis bisa lebih baik lagi =)

  • Alexandra
    2019-02-21 10:49

    Nanda baru saja menikah dengan Melisa, dan kemudian dia harus kembali bekerja sebagai anak buah kapal pesiar Sapphire Blue di Alaska. Dengan masa kerja 9 bulang dan 3 bulan libur dalam satu tahun, Melisa merasa kesepian dan mulai mencari hiburan bersama Brandon, mantan pacarnya. Nanda yang mengetahui hal itu dari ibunya merasa sakit hati dan mulai tidak memberi kabar kepada Melisa. Saat terjadi kecelakaan pada kpal Sapphire Blue, dapatkah mereka bertemu lagi, apalagi mereka akan segera memiliki bayi.Akan begitu banyak cobaan dalam pernikahan, apalagi bila pernikahan itu masih seumur jagung. Jauh dari orang tercinta akan membuat spekulasi yang tidak enak, walaupun belum tentu benar. Komunikasi tentunya hal yang dapat menghindari dari segala kesalahpahaman.

  • Melly Serina
    2019-03-01 03:03

    Sebenernya udah cukup banyak novel bertema konflik pasangan muda baru menikah. Tapi uniknya novel ini ditulis dari 2 sudut pandang yang berbeda. Well, udah nggak pertama juga sih aku baca dengan sudut pandang berbeda. Cuma sempat kagum juga sama penulis yang menulis 2 sudut pandang ini sendirian (yg pada umumnya ditulis oleh 2 orang). Amazingnya kok bisa ya penulis masuk dalam 2 karakter berbeda yaitu Melisa dan Nanda. Baca novel ini membuatku tahu bagaimana pasangan kita yang sedang jauh di sana. Apa yang dia pikirkan, apa yang dia rasakan. Salah paham memang sering terjadi apalagi jika saling berjauhan. Waktu Nanda dapat kabar dari ibunya kalau Melisa sedang dekat dengan Brandon, who is ex boy friend di masa SMA dulu, waduh cowok mana yang sedang mati-matian bekerja (di laut lagi) nggak panas panas hati. Nggak heran juga kalau Nanda pada akhirnya memilih merespon Christina (si cewek Ukrain) itu untuk sekedar menghibur hatinya. Aku sempat berpikir cerita ini bakal kacau dengan konflik semacam itu, namun ternyata dugaanku salah besar. Justru aku semakin tertarik. Apalagi waktu Melisa mendapat kabar kalau kapal Nanda mendapat kecelakaan, aku sempat mau menangis.Satu lagi yang membuatku kagum dengan novel ini : setiap bab diceritakan secara bergantian dari Nanda-Melisa begitu seterusnya. Aku sangat surprise begitu membaca 3 bab akhir diceritakan oleh 4 sudut pandang sebagai penutup yaitu Brandon-Christina-Nanda-Melisa, kemudian ditutup dengan manis sebuah epilog. Hanya saja aku merasa ada yang kurang, yaitu sedikit kurang detailnya. Andaikan saja penulis tidak pelit menceritakan detail setting pasti novel ini akan lebih tebal dan akan menjadi jauh lebih berbobot seperti novel luar negeri. Secara keseluruhan aku cukup terkesan bintang 3 untuk buku ini.

  • Andi Febria
    2019-03-08 09:08

    Menarik idenya. Tapi sangat disayangkan ketika baca menggunakan pov pertama, kirain bakalan terisi sepenuhnya. Tetap saja ada pov ketiga dalam pov pertama. Sakit mata aku juga bikin bingung. Sejak kapan pov pertama ada suara hati Christina? Memangnya Pov pertama tahu suara hati seseorang?

  • Hardy Zhu
    2019-02-20 05:45

    Salah satu novel yang berhasil membuat air mataku berlinang (anggap aku tidak mengatakannya) Membacanya seperti membaca novel yang ditulis penulis luar negeri. saya suka

  • Andre Haribawa
    2019-03-09 03:51